Foto : Presiden Jokowi membuka IIMS 2023 Indonesian International Motor Show (IIMS) 2023, ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia kembali diselenggarakan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta dari tanggal 16-29 Februari 2023.
IIMS 2023 sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia yang diselenggarakan setiap tahun, dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kemis, 16/2/2023. Kepala Negara didampingi oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetomo, dan Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung.
Kedatangan Presiden Jokowi, yang sejak pagi dinantikan oleh para wartawan, media cetak dan media online disambut suka cita oleh para wartawan dan media serta pengunjung yang hadir. Bahkan salah satu booth peserta pameran otomotif memberikan sambutan khusus dengan mengajak anak-anak mengenakan pakaian Betawi sambil menyanyikan lagu-lagu khas Betawi. Presiden menghampiri satu persatu booth peserta sesekali masuk ke dalam ruang kemudi untuk mencoba walau mobil dalam keadaan diam. Foto : Presiden Jokowi, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menperindag Zulkipli Hasan, Sekab Pramono Anung.
Saat memberi sambutan, Kepala Negara mendorong industri otomotif di Tanah Air untuk lebih berorientasi pada ekspor daripada menjual produknya di dalam negeri. “Supaya tidak macet, saya mengajak seluruh industri otomotif untuk lebih berorientasi pada ekspor,” ucap Presiden.
Menurut Presiden, industri otomotif Tanah Air memiliki prospek yang sangat baik dan tumbuh secara siginifikan setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diterima, penjualan mobil pada tahun 2022 mencapai angka 1.048.000 unit, sedangkan penjualan motor mencapai angka 5.221.000 unit. Foto : Jokowi dan Airlangga Hartarto saat ke booth Suzuki di sambut Presiden Direktur Sezaki Shingo
“Akibatnya, kita sekarang macet di mana-mana. Di Jakarta macet, saya pergi ke Surabaya macet, ke Bandung macet, terakhir ke Medan macet, karena memang penjualannya mencapai angka untuk mobil 1.048.000 dan untuk kendaraan bermotor 5.221.000. Angka yang sangat besar sekali,” ungkap Presiden. Sedangkan untuk ekspor, Presiden mengapresiasi industri otomotif di Indonesia yang telah berhasil meningkatkan ekspor hingga 100 persen. Potensi besar tersebut harus dimanfaatkan oleh industri otomotif Tanah Air untuk bersaing dengan negara lain.
“Tapi kita masih kalah dengan Thailand, sehingga saya ingin mendorong lagi agar ekspornya makin tinggi dan naik setiap tahunnya,” ujar Presiden.
(Arta W)