- Advertisement -
FYI

“BAHAYA!” Ini Cara Mengatasi Mobil yang Mengalami Aquaplaning

19views


foto:istimewa

BALIOTO NEWS: Aquaplaning adalah suatu kondisi di mana kendaraan seperti mobil kehilangan daya cengkeram sehingga kehilangan kendali. Peristiwa ini terjadi pada saat mengemudi dijalan yang  jalan yang basah atau dengan genangan air. Istilah ini sering disebut juga dengan hydroplaning. Kondisi slip di mana roda melayang saat melalui genangan air dalam kecepatan tinggi bisa disebut juga dengan Aquaplaning.

1. Mengurangi Kecepatan Di Jalan yang Basah atau Genangan Air.


foto:istimewa

Mengurangi kecepatan merupakan hal pertama yang bisa dilakukan saat pengemudi mengalami Aquaplaning. Dengan mengurangi kecepatan,maka akan menghindari hal-hal yang tidak diingkan. Berkendara melalui genangan air merupakan salah satu tindakan preventif yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya aquaplaning.

2. Tenang dan Konsentrasi


foto:istimewa

Tenang dan Konsentrasi adalah hal yang sangat penting bagi para pengemudi. Dimana hal ini adalah kunci dari kesalamatan para pengemudi,Jika tidak Tenang atau Tidak Konsentrasi akan bisa terjadi kecelakaan.

3. Pegang Setir Lurus


foto:istimewa

Langkah yang terpenting adalah pegang setir mobil dengan sigap dan lurus. Melihat keadaan disekitar yang sulit dikendalikan,dan harus standby untuk mengendalikan kendaraan anda.

4. Pengereman Yang Halus


foto:istimewa

Mobil yang melewati jalan licin harus mengerem beberapa kali supaya tidak tergelincir.Namun, Pengereman yang dilakukan harus sesuai.

5. Matikan Mode Cruise Control


foto: istimewa

Cruise Control adalah fitur yang berfungsi sebagai alat pengendali kecepatan otomatis pada mobil. Mobil yang memiliki fitur ini,memudah pengemudi jika sedang mengalami Aquaplaning.

 

 

 

Leave a Response

Indah Dwiyanti
Merupakan jurnalis cilik berbakat yang memulai debut menulisnya sejak duduk di bangku SMP. Bercita-cita menjadi jurnalis andal dan kredibel di masa depan.